Wednesday, October 14, 2015

Sejarah Berdirinya Palestina

Tepat pada tanggal 15 November 1988, Palestina menyatakan kemerdekaannya. Pendeklarasian kemerdekaan Palestina dilakukan oleh Organisasi Liberasi Palestina/PLO di Algiers. Organisasi ini bertindak sebagai
goverment in exile yang artinya adalah suatu kelompok politik yang menyatakan diri sebagai pemerintahan yang solid namun tidak dapat menggunakan kekuatannya sehingga membuat mereka tinggal di negara lain. Jalur Gaza dan daerah Tepi Barat diklaim sebagai bagian dari Negara Palestina, Yerusalem sebagai ibu kotanya. Sejak terjadinya Perang Enam Hari tanggal 10 Juni 1967 membuat sebagian besar dari daerah Palestina kini diduduki oleh tentara Israel.

Palestina Dahulu
Perkembangan Palestina hingga saat ini berawal sejak periode purwa-kanaan. Dugaan tersebut diperkuat karena ditemukannya fosil di daerah Ubeidiya yang berjarak 3 km dari bagian selatan Laut Galilee. Diperikaran fosil tersebut sudah berumur lebih dari 1,5 juta tahun yang lalu pada zaman Pleistocene. Fosil inilah yang menjadi bukti pertama tentang migrasi Homo Erectus keluar dari Afrika. Sisa-sisa makhluk hidup yang diberi nama "Manusia Palestina" ditemuka di Goa Zuttiyeh pada tahun 1925. Disebuah situ paleonthropologis di daerah Selatan Nazareth ditemukan 11 kepala tengkorang homosapien yang sudah menjadi fosil pada batu. Setelah diteliti fosil tersebut memiliki anatomi manusia modern dan berumur 90.000 - 100.000 tahun. Tulang-tulang tersebut diwarnai ochre merah yang digunakan untuk proses penguburan.

Perkembangan Negara Palestina berlanjut setelah berakhirnya periode purwa-kanaan dan melewati dua fase perunggu. Babak baru berlanjut pada periode Kerajaan Mesir Baru tahun 1550 - 1400 SM yang mana kota-kota Kanaan telah menjadi bagian dari Kerajaan Mesir Baru. Seluruh urusan kerajaan mulai dari politik, komersil dan militer dicatat oleh ambassador dan pemimpin proksi Kanaan pada tahun 379 dengan menggunakan tablet yang dkenal dengan Surat Amarna.  Pharaoh Seti I menjalankan misi yang bertujuan untuk mengatur ulang Kanaan masuk dalam aturan Mesir hingga daerah Sbuk Shean dan menjalankan pemerintahan boneka. Ramesses III menyatakan perang melawan Sea People pada tahun 1178 SM yang diberi nama Perang Djahy/Kanaan. Perang ini membuat Kerajaan Baru Mesir menjadi lemah dan lama kelamaan menghilang. Runtuhnya era perunggu juga merupakan dampak dari Perang Djahy.

Era kerajaan Hellenik menjadi babak baru setelah berakhirnya periode Kerajaan Mesir Baru pada tahun 330 SM oleh Alexandre Agung. Tahun 323 - 301 SM, Palestina diperintah berulang-ulang kali oleh orang yang berbeda akibat dari Perang Diadochi. Dalam sejarah berdirinya Negara ada beberapa pemimpin antara lain Laomedon, Ptolemy I Soter, dan Antigonus I Monophthalmus. Tahun 321 SM, Ptolemy I Soter membunuh anak dari Antigonus I dalam Perang Gaza. Karena banyaknya angka perang yang terjadi membuat banyak kota-kota membangun benteng dengan alasan agar terhindar dari serangan musuh. 

Negara Palestina Kini

Babak baru pemerintahan Palestina berlangsung selama 3 perioade kerajaan Romawi. Yang pertama Periode Romawi Ludea tahun 63 SM, kedua Periode Romawi Syria Palestina thu 132 SM yang kemudia berakhir tahun 630 SM karena kekalahan yang diderita pasukan romawi dalam beberapa perang besar. Kekalahan tersebut membuat masuknya kekhalifahan muslim pimpinan Rashidun dan Umayyad sampai tahun 968 SM yang kemudia berlanjut pada masa Kekhalifahan Fatimid. Tahun 1054 Kekhalifahan Fatimid runtuh akibat serangan yang dilancarkan oleh Kesatria Templar saat Perang Salib.

Tahun 1516 Ottoman Turkey menduduki Palestina dan Istanbul dijadikan sebagai pemerintah lokalnya. Ketika Napoleon mulai menyerang tanggal 7 Maret - Juli 1799, kekuasaan Palestina menjadi terancam. Penyerangan tersebut akhirnya gagal karena Napoleon dibunuh oleh adiknya sendiri yang ternyata bekerjasam dengan Ottoman. Pihak Ottoman juga kembali melawan ketika pada tanggal 10 Mei 1832 daerah Syria Ottoman dikuasai oleh Ekspansionis dibahwa pimpinan Muhammad Ali dalam perang Mesir-Ottoman tahun 1831 yang akhirnya kalah ketika mereka bersatu dengan Kekaisaran Jerman pada PD I.

Mulai tahun 2000, Israel mengklaim daerah Palestina yang membuat mereka memberontak dan serangan pertama mereka dikenal dengan Al-Aqsa Intifada. Tahun demi tahun resolusi pengakhiran konflik Israel dan Palestina diajukan oleh PBB. Akhirnya tepat pada hari Rabu, 30 September 2015 jam 13:06 waktu Amerika, bendera Negara Palestina berkibar di markas PBB. Hari bersejarah tersebut merupakan peristiwa bersejarah bagi bangsa Palestina. Hal ini menunjukkan bahwa negara-negara lain telah mengakui kedaulatan rakyat Palestina. Ini merupakan awal dari terciptanya perdamaian antara Israel dan Palestina.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon