Wednesday, November 4, 2015

Sejarah Handphone Telepon Genggam

Semakin hari zaman semakin berkembang. Dari anak-anak kecil hingga orang dewasa bahkan untuk sekarang ini kakek-kakek nenek-nenekpun tidak ada yang tidak mengenal handphone dan tidak ada yang tidak memiliki handphone. Handphone menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Handphone lebih dikenal dengan sebutan “HP”, telepon genggam atau ponsel. Hp adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang dapat dibawa ke mana-mana dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Sebenarnya kegunakaan Hp sama dengan kegunaan telepon yaitu untuk memperlancar komunikasi antara satu sama lainnya. Cuma perbedaannya, hp lebih simple dan lebih efisien. Hp tidak menggunakan kabel seperti telepon sehingga Hp lebih praktis dibawa kemana-mana.




Pada tahun 1910, nama Lars Magnus Ericsson mulai terkenal. Ia disebut-sebut sebagai penemu telepon genggam. Ia adalah orang Swedia yang mempunyai bisnis yang bergerak dalam bidang telekomunikasi. Lars Magnus Ericsson,  pendiri perusahaan Ericsson yang kini di kenal dengan perusahaan Sony Ericsson. Kemudian Departemen Kepolisian Detroit Michigan pada tahun 1921, menggunakan telepon genggam untuk memudahkan mereka bekerja. Para polisi menggunakan telepon genggam ini untuk melakukan pengecekan dan memantau dimana aparat-aparatnya berada. Telepon genggam tersebut dipasang disetiap mobil mereka. Namun untuk telepon genggam ini frekuensinya masih di bawah 2 MHz.

Seiring waktu berjalan, perkembangan telepon genggam semakin berkembang. Banyak perusahan-perusahan memproduksi telepon genggam ini dan memasarkannya. Tahun 1960, telepon genggam semakin sering dibicarakan orang. Sebuah perusahaan bernama Fennis Cable Works di Finlandia melakukan perkembangan dengan divisi elektronik. Kemudian Bjorn Westerlund, presiden dari perusahaan tersebut membangun sebuah perusahaan yang saat ini kita kenal dengan nama Nokia. Nokia adalah salah satu dari perusahaan telepon genggam atau Hp.

Telepon genggam  sudah menjadi trend bagi orang – orang yang memiliki mobilitas tinggi. Di tahun 1970 di Eropa, Nokia dan Sony Ericsson telah menjelma menjadi suatu perusahaan telekomunikasi dengan  produksi yang tinggi. Pada tanggal 3 April 1973 seorang karyawan di suatu perusahaan yang memiliki nama Martin Cooper mendapat tantangan bersama timnya untuk menciptakan sebuah telepon genggam yang berukuran kecil dan tidak begitu berat. Karena selama ini telepon genggam yang udah diproduksi dan beredar masih memiliki berat yang cukup besar. Untuk pertama kalinya Martin Cooper dapat berhasil menciptakan telepon genggam dengat berat 30 ounce sekitar (800 gram). Perusahaan elektronik tempat Martin bekerja bernama Motorola. Motorola membutuhkan biaya setara dengan US$1 juta untuk memproduksi telepon genggam tersebut. Dan akhirnya Amerika berhasil mengeluarkan perusahaan telepon genggam yaitu Motorola. 

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon